Mengenal Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya

  • Edukasi
apa itu nft

OVO | Cerdas Finansial – Mungkin belakangan ini kamu sering mendengar istilah NFT yang populer di sosial media. Namun, tahukah kamu apa itu NFT sebenarnya? Agar tak salah informasi, yuk mari kita bahas NFT dan cara kerjanya.

Mengutip dari CNN, NFT atau singkatan dari Non-Fungible Token adalah sebuah aset digital dalam bentuk karya seni, seperti foto, musik, video, suara, hingga game. 

Jika kamu seorang artist, kamu bisa menjual karya seni kamu di NFT. Karya seni yang kamu unggah pun akan mendapatkan sertifikat, sehingga tidak ada yang bisa menirunya. 

Adanya teknologi blockchain pada NFT akan menjamin karya seni yang dijual oleh seorang seniman dan tidak bisa diklaim secara bebas oleh orang lain.

Namun, untuk melakukan jual beli NFT, kamu harus memiliki mata uang kripto. 

Apa itu NFT?

NFT atau Non-Fungible Token bisa dibilang adalah turunan dari cryptocurrency. Namun, antara NFT dan kripto memiliki tujuan dan cara kerja yang berbeda. 

Pada kripto, asetnya bisa diperdagangkan karena memiliki nilai tukar yang setara. Sedangkan NFT, nilainya tidak pernah sama, sehingga tidak bisa diperdagangkan dengan sesama NFT lainnya.

Karena nilainya yang tidak setara, banyak yang menilai jika NFT bukanlah sebuah investasi yang pasti. 

Hal yang menyebabkan NFT begitu populer adalah karena adanya kepemilikan akan aset digital tersebut. 

Keunggulan NFT

Jika memang tidak bisa diperdagangkan, mungkin kamu juga jadi bertanya-tanya apa sebenarnya keunggulan dari NFT ini. Berikut ulasannya.

1. Eksklusif

Seperti yang disebutkan sebelumnya, jika NFT memang tidak bisa diperdagangkan karena nilainya tidak setara.

Namun, dengan memiliki NFT, berarti kamu memiliki aset digital asli dan eksklusif. Untuk kamu yang merupakan seorang pengagum seni, kamu akan merasa senang bisa memiliki NFT.

Begitu juga dengan seniman, ia bisa menjual karya seninya tanpa khawatir ada orang yang akan menirunya. 

2. Menguntungkan

Memang NFT tidak bisa diperdagangkan karena nilainya yang tidak setara, namun ia tetap bisa memberikan keuntungan kamu untuk kamu. Caranya, yakni dengan menjual aset NFT pada acara lelang. 

Kamu bisa menjual aset digital yang kamu miliki di acara lelang. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan keuntungan dari NFT ini. 

Cara kerja NFT

Berikut ini ulasan terkait cara kerja NFT yang harus kamu pahami jika memang tertarik untuk menjual atau membeli NFT.

  • Kamu memilih NFT yang ingin dibeli.
  • Setelah membayarnya, maka NFT tersebut sudah menjadi aset digital kamu dan tidak bisa dibatalkan.
  • Kamu akan mendapatkan bukti pembelian sebagai bukti kepemilikan NFT.
  • Karena sudah ada bukti kepemilikan yang sah, hanya kamu yang bisa menjualnya kembali.
  • Kamu bisa menjualnya kembali dengan proses minting NFT, yakni mengubah file digital menjadi aset blockchain atau koleksi kripto.
  • Proses minting ini akan melibatkan pihak ketiga, seperti MakersPlace, Minting, dan juga Mintable.

Cara menjual karya lewat NFT

Jika kamu seorang seniman, kamu mungkin akan tertarik untuk membuat NFT. Kamu bisa kok mencoba menjual karya seni kamu dengan melakukan beberapa langkah berikut ini. 

  • Buat akun pada marketplace NFT.
  • Kamu harus punya aset kripto sesuai dengan kebijakan marketplace tempat kamu mendaftar NFT.
  • Sebelum mendaftar, pastikan kamu mendaftar di marketplace yang tepat, ya. Baca petunjuk dan cara kerjanya agar tidak salah. 
  • Upload karya kamu dan klik tombol jual. Setelah itu, kamu bisa mengikuti langkah-langkah sesuai dengan aturan pada marketplace yang kamu pilih. 
  • Berikan informasi lengkap terkait nama aset, harga, hingga mata uang kripto yang untuk membayar.
  • Marketplace kemudian akan meneruskan proses ini dan menghitung biaya jaringan blockchain Ethereum yang harganya berbeda-beda.

Pilih investasi yang pasti

Meskipun NFT sedang naik daun, namun kamu juga harus memahami risiko dari NFT ini. Sebab, NFT penuh dengan ketidakpastian mengingat nilai NFT ini ditentukan oleh persepsi atau kesepakatan antara penjual dan pembeli. 

Melansir dari Kompas, NFT juga tidak ada aturan hukum yang sah, sehingga apabila ada kerugian atau penipuan, kamu tidak akan mendapatkan perlindungan hukum.

Untuk kamu seorang investor pemula, tidak disarankan untuk mengikuti tren NFT ini. Kamu bisa kok mencoba investasi yang aman dan mudah seperti reksadana. 

Meskipun keuntungan reksadana memang tidak sebesar investasi lainnya, namun instrumen investasi ini cukup aman dan stabil. Jika kamu rutin berinvestasi, kamu pasti akan mendapatkan keuntungan yang bagus. 

Kamu bisa berinvestasi reksadana di platform yang aman seperti OVO | Invest. Ada produk reksadana pasar uang syariah seperti SOBAT yang bisa kamu pilih.

Kamu bisa memulai investasi reksadana pasar uang syariah di OVO | Invest dengan modal mulai dari Rp10 ribu dan return 4% per tahunnya. 

Jika kamu berinvestasi rutin Rp10 ribu setiap harinya, maka dalam jangka waktu 2 tahun, kamu akan mendapatkan total investasi sebesar Rp7.488.000.

Hasil investasi ini cukup lumayan kan, dibandingkan kamu hanya menabung biasa. 

Investasi di OVO | Invest juga aman karena sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Jika kamu ada kendala, kamu pun bisa langsung menghubungi customer care OVO | Invest dan tak perlu khawatir uang investasi kamu menghilang.

Yuk, investasi yang pasti-pasti saja bersama OVO | Invest


Baca juga artikel lainnya di OVO Cerdas Finansial

< Jenis Investasi yang Tepat untuk Pemula
< Tips Aman Investasi Online untuk Pemula
< Tips Beli Cincin Emas Biar Tak Rugi
< Ide Kado Natal Spesial untuk Keluarga
< Cara Belajar Reksadana Modal Rp10 Ribu
< Investasi Berlian, Apakah Menguntungkan?
< 9 Isi Seserahan Pernikahan yang Harus Ada

Bagikan Artikel ini